Jumat, 10 Januari 2014

Doa Sebagai Kebutuhan



"tidaklah bertambah umur seseoramelainkan berbuat kebaikan .dan tidak ada dapat  menolak takdir kecuali doa. dan sesesngguhnya seseorang disempitkan karenakesalahan kesalahan yang dilakukanya ".(hr. ibnu majah )
Manusia siapaapun dia aadalah makhluk memiliki keterbatasan . meskipunamemiliki kelebihan di hal hal tertentu , namun pada sisi lain dia memiliki kelemahan hidup dengan mengandalkan akal dan kemampuan adalh prinsip keliru . karena hakekatnya manusia tidak memiliki kekusaan untuk menentukan hal hal yang terjadi .dia hanya memiliki kemampuan untuk berusaha . bahkan manusia juga tidak memilikinya dirinya sendiri .sebagai bukti ketika di cabut ruhnya dengan datnagnya ajalnya maka tak seorngpun mampu untuk menghentikan keputusan itu maka ucapan yang tepat adalah ucapan yang telah diajarka oleh Allah SWT  yaitu "Inna lillahi wa ilaihi raajiun " ini merupakan perwujudan akan keterbatasan manusia ungkapan yang menyatakan bahwa manusia tidak mempunyai kekusaan apapun.Bahkan kepada dirinya sendiri  .
Disinilah pentingnya  meningkatkan hidup dengan nuansa ketuhanan.Nuansa ketuhanan  dalam kaitan  persoalan ini bentuknya adkah doa .Mengapa kita melupakan satu senjata yang ampuh ini ?padahal kita tidak pernah tahu apa yang terjadi ,Jika hanya akan mendalkan usha serta kemampuan diri  ,maka Allah SWT .akan melapaskan kesertaanya .tetapi jika kita menyertakan doa dlam tiap usaha ,bhkan setiap langkah kita ,maka Allah akan melindungi kita sebagai maka bencana ,melindungi kita dari kegagalan sia-sia karena kita telah memohon dukungan dan bimbingan kepada zat yang maha pencipta termasuk mencipta nikmat maupun bencana .Bukankah doa yang kita panjatkan dapat menolak takdir ?tamsil sederhananya jika kita ditakdir ditakdirkan celaka ,ditakdirkan bencana lalu dengan kesungguhan hati kita slalu berdoa memohon keselamatan  berlinding dari atas kejahatan dari  makhluknya memohonkebahagiaan dan kemudahan hidup kemudian  Allah tidak ada yang sulit ? jika Allah menciptakan takdir maka ia juga yang menghindakanr dari takdir dari dirinya jika ia memohon "Tidak ada manfaatnya lari dari takdir,Tetapi doa bermanfaat bagi sesuatu yang telah di turunkan dan belum di turunkan .karena itu berdoalah Kamu hai hamba Allah"(HR.Ahmad).
doa adlah permohonan makhluk yang lemah kepada zat yang maha kuat ,maha kaya .Oleh karena itu,doa juga merupakan ibadah .bahkan dalam hadist menyatkan bahwa doa merupakan ibadah yang mulia .Mengapa? karana hakekatnya dia tengah mendekatkan diri kepada Allah sebab ketika ia memohon permohonan  , hatinya penuh harap akan dikabulkan permohonan itu dengan harapan yang tinggi itulah dia berusaha mendkkatkan diri sedekat-dekatnya supaya doa dodengar dan diperkenankann : maka dari itu orang yang tidak berdoa dikatakan sombong  bahkan Allah murka kepadanya karna dia tidak butuh Allah ,padahal adakah makhluk yanga tidak butuh rahmat Allah ?sehebat apapun ,kita harus berdoa.

sumber: majalah tabligh 2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar