Minggu, 24 Juni 2012

MULIANYA BEKERJA



 Ketika rasullah saw sedang duduk bersama para sahabatnya ,tiba -tiba tampak oleh merka seorang pemuda yang gagajh perkasa yang tengah kerja dengan semangata meski hari masih pgi  par asahabat berkomenetar :"kasihan sekali orang itu ,jika tenga mudanya ysngkut digunakan untuk berusha dijaln allah alangkahbaiknya "mendengar ucapan itu rasullah saw bersabda "janganlah kalian mengatakan demikian ,sebab orang itu kalau keluarnya untuk bekerja guna menghidupkan anaknya yang masih kecil maka ia telah berusaha fisabilliah ,tetapi apabila ia bkerja untuk diriny sendiri maka dia disebut juga fisabililah ,jika ia bekerja untuk pamer maka atau untuk mewah -mewah  maka tulah fi sabilsyaithaan.(dijalan syaithan)".(hr .thabrani)
mempertahankan hidup menjadi keharusan bagi setiap orang . karn hidup itu merupakan amanah allah kepada setiap makhluknya .dengan allah akna menilai  yang berbuat baik  dan siapa yang berbut jahat (qs.al-mulk 2).dalam mempertahankan hidupnya ,seseorang harus memenuhi kebutuhanya.danbbekreja adalah salah satu cara seseorang untukmendapatkan nafkahnya untuk memenuhi kebetuhan hidupnya .dengan bekrja ,orang itu dapat terhindar dari ketergantungan kepada orang lain .pada akhirnya kemilianya pada dirimya tetap adakarena ia tidakmemnta meminta.
islam sangaat menghargai seseorang yang bekerja keras membela nafkah diri dan keluarganya .oleh kareana itu ,dalam islam bekerja bernilai ibadah bahkan sebagaimana tersebut dalam hadis  bekrja untuk keluaga dinilai fi sabillilllah layaknya seseorang yang bekerja untuk agama allah apapuan pekerajaanya asal halal dan baik tetep bernilai fisabilillah .meski hanya seseoran g   tukang sampah yang keliling dari tong sampah ketong sampah lainya .sebaliknya meski seorang direktur atau mnajer suatu perusahaan besar denganpenghailan sangat besar  tidak bernilai apa-apajika pekerjaanaya itu tidak diniatakan ibadah .bahkan jika ia membanggakanatau memamerkan  pekerjaanya dan memandang renaddah pekrjaaanya orang lain maka ia diistilahkan fi sabilisyaithan sama halamya dengan mrerka yang brkerja untuk menafkahi kegiatan maksiat .
   jika demikian bagaimana dengan maerka yang bekerja dengan kecurangan ,semisal  korupsi ?
 dalam hadissst lain ,anjuran bekerja dikompresikan dengan larangan meminta minta (mengemis) .ini menunjukkan tuntunan islam untuk hidup mandiri begitu besar  .kemuliaan hanya dapat dimiliki merka yang tiadak begantung orang lain  ibarat menukar harga diri dengan sesuao nasi ."sesunguhnya a pabila sesorang diantara kamu mengambil talimya kemudian mencsri ksyu bakar dan diletakkan dipunggungnya ,hal itu lebih abaik dari pada mendtngi seorang yang telah dikaruniai  allah dari pada keutamaan-Nya ,kemudian meinta minta kepada kawanya itu adkalanya di beri dan adakalanya  ditolak  ."(HR.Bukhori dan Muslim)
"Allah telah menaburkan banyak riskidiatas bumi"


sumber: majalah tabligh aguastus 2005

Tidak ada komentar:

Posting Komentar